Gambar dari Takdir Firman Nirwana
Mengenal Stress
dari Takdir Firman Nirwana - Thursday, 8 October 2009, 10:11
  Stress adalah respon fisiologis, psikologis dan perilaku dari individu dalam usahanya untuk mengatasi dan beradaptasi terhadap tekanan dari luar dan dari dalam diri individu.

Stress dalam batas tertentu merupakan hal yang wajar, karena salah satu emosi yang dapat membantu manusia untuk mencapai cita-citanya.

Lho kok bisa?

Ya. Pada kondisi tertentu seseorang akan tersulut emosinya untuk mencapai hasil yang terbaik, misalnya sebelum ulangan, guru memberikan informasi kepada siswanya,”anak-anak, minggu depan ulangan, harap pelajari bab satu”.

Siswa dalam kelas akan merespon berbeda-beda, ada yang acuh tak acuh dan ada yang responsip. Yang acuh biasanya tekanan stressing pada dirinya kurang, sikapnya pasif dan cenderung tidak peduli. Sedang yang responsip, tekanan stressing pada dirinya cukup kuat, sikapnya berusaha menggali informasi lebih lanjut agar hasil yang diperoleh sesuai dengan target yang diharapkannya.

Lain halnya, bila stress terlalu berat atau terlalu lama dan berlarut-larut serta tidak segera diatasi, maka dapat menyebabkan dekompensasi individu, sehingga menjadi penyakit yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk berfungsi secara wajar dalam pekerjaan, sekolah atau kehidupan social.

Jenis stressor meliputi fisik, psikologis, dan social. Stressor fisik berasal dari luar diri individu, seperti suara, polusi, radiasi, suhu udara, makanan, zat kimia, trauma, dan latihan fisik yang terpaksa. Pada stressor psikologis tekanan dari dalam diri individu biasanya yang bersifat negatif seperti frustasi, kecemasan (anxiety), rasa bersalah, kuatir berlebihan, marah, benci, sedih, cemburu, rasa kasihan pada diri sendiri, serta rasa rendah diri, sedangkan stressor social yaitu tekanan dari luar disebabkan oleh interaksi individu dengan lingkungannya. Banyak stressor social yang bersifat traumatic yang tak dapat dihindari, seperti kehilangan orang yang dicintai, kehilangan pekerjaan, pension, perceraian, masalah keuangan, pindah rumah dan lain-lain.

Konsep stress

· Setiap individu akan bereaksi berbeda bila dihadapkan pada stressor yang sama
· Setiap individu memiliki tipe kepribadian yang berbeda.


Respon stress meliputi : eustress (positif), neustress (seimbang), distress (negatif)

Eustress merupakan respon stress positif, dapat meningkatkan kesehatan tubuh dan jiwa, sehingga eustress dapat menghasilkan perasaan : vitalitas tinggi, antusias, optimis, pandangan hidup positif, resistensi tubuh meningkat, stamina meningkat, produktifitas meningkat, dan kreatifitas meningkat.

Neustress merupakan respon stress untuk menjaga keseimbangan tubuh dan jiwa.

Distress terjadi bila respon stress menjadi tidak baik dan mengakibatkan timbulnya penyakit fisik maupun jiwa, aehingga distress menimbulkan perasaan : mudah lelah, mudah tersinggung atau marah, daya konsentrasi menurun, pesimis, mudah sakit, mudah depresif, produktifitas menurun, serta kreatifitas menurun.

Gejala stress dapat dikenali pada gejala fisiologis tubuh, diantaranya individu melakukan : reaksi kewaspadaan, reaksi adaptasi, reaksi kelelahan. Sedangkan pada gejala psikologis individu menjadi takut, resah dan panik.

Setelah kita mengenali stress, apa yang harus kita lakukan?


http://nirwanalife.multiply.com

Gambar dari Heru Suhartanto
Re: Mengenal Stress
dari Heru Suhartanto - Monday, 19 October 2009, 21:06
  terima kasih P Takdir Firman atas posting beritanya, dinantikan posting posting yang lain.
Gambar dari teacher36 teacher36
Re: Mengenal Stress
dari teacher36 teacher36 - Saturday, 24 October 2009, 10:55
  stress tidak bisa kita hindari... minimal kita bisa mengurangi stress agar tidak berkepanjangan.

apalagi setelah mengenal stress ini maka bisa kita kendalikan . setuju